PEMBETULAN TULANG BELAKANG - CHIROPRACTIC DIBACA KAIROPRAKTIK ( SEBUAH TERAPI FUNDAMENTAL TANPA OBAT DAN TANPA SAKIT)
Alqur-an & Tulang Belakang

Dan Ingatlah ketika Tuhanmu mengeluarkanmu dari tulang sulbi anak cucu Adam keturunan mereka dan Alloh mengambil kesaksian terhadap ruh mereka Seraya berfirman bukankah Aku ini Rabbmu?. Mereka menjawab, betul Engkau
adalah Tuhan kami. Kami lakukan yang demikian itu agar di hari Kiamat
kelak tidak mengatakan Sesungghnya ketika itu kami lengah terhadap Hal
ini. ( QS Al-Araf : 172)

Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulang Nya?
(Bahkan) Kami mampu menyusun kembali jari-jemarinya dengan sempurna.
( QS 75 : 3-4)
Hadist & Tulang Belakang
— Tidak
ada bejana yang diisikan oleh anak Adam yang lebih keji selain daripada
perutnya. Cukuplah bagi anak Adam dengan beberapa suapan untuk
menegakan tulang belakangnya dan sekiranya ia terpaksa melakukannya juga, maka cukup 1/3 untuk minuman, 1/3 untuk makanan, dan 1/3 untuk nafas (HR Tirmidzi)
— Apabila
engkau rukuk, letakan kedua tanganmu pada lutut, dan luruskan
punggungmu, serta tekan tanganmu untuk rukuk ( HR.Ahmad dan Abu Daud)
— Apabila engkau sujud, maka letakan wajahmu dan tanganmu ke tanah, sehingga setiap ruas tulangmu kembali ketempatnya (HR Ibnu Khuzaimah)
— Dalam tubuh manusia itu ada 360 ruas tulang. Ia harus dikeluarkan sedekahnya untuk
setaip ruas tulang. Para sahabat bertanya, siapakah yang mampu
melaksanakan seperti itu ya Rasul? Beliau bersabda : dahak yg ada
dimesjid lalu dipendamnya. Dan membuang sesuatu gangguan dari tengah
jalan, maka itu berarti sedekah. Akan tetapi jika tidak mampu melakukan
itu semua cukuplah engkau melaksanakan 2 rakaat shalat dhuha ( HR.Ahmad)
· Dan
sungguh Rasulullah SAW telah mengisyaratkan pada urgensi dan fungsi
tulang sulbi ini. sebagaimana yang tertuang dalam sabdanya: "Semua
bagian tubuh anak Adam akan dimakan tanah kecuali tulang sulbi yang
darinya ia mulai diciptakan dan darinya dia akan dibangkitkan." (HR Bukhari, Nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad)
Pengantar
Otak
manusia mengirim energi keseluruh tubuh melalui sistem saraf pada
sepanjang tulang belakang. Dan apabila terjadi dislokasi vertebra pada
tulang belakang bisa membentuk blokade secara fisik yang mengganggu
transmisi rangsangan saraf. Intervensi pada saraf yang disebabkan oleh
dislokasi pada tulang belakang ini disebut subluksasi (subluxation).
Jika subluksasi disingkirkan, keseimbangan tulang belakang akan
diperbaiki dan kedalaman saraf akan normal kembali.
Tulang Belakang
Tulang
belakang disebut juga dengan spina adalah penyangga utama seluruh
tubuh. Tulang belakang terbentuk dari serangkaian tulang yang sangat
teratur yang saling terpisah yang disebut vertebra, yang terbagi menjadi 3 bagian :
— Vertebra Cervical (Vertebrae cervicales), yang
terdiri dari 7 vertebra, ia berada dipuncak tulang belakang. Pada celah
vertebra ini secara teratur muncul pleksus cervical (anyaman saraf
leher). Dislokasi pada bagian ini menyebabkan masalah-masalah :
a. Masalah tidur
b. Tekanan darah
c. Sakit kepala
d. Ingatan
e. Keletihan
f. Pusing
g. Sinus
h. Alergi
i. Gangguan mata & telinga
j. Tonsil
k. Otot leher kaku
l. Tiroid
m. Masalah sendi bahu
n. Radang sendi
o. Belikat
p. Mual
q. Batuk
r. Adenoid
— Vertebra Torakal (vertebrae thoracles)
Terdiri
dari 12 vertebra. Vertebra torakal, dibanding vertebra cervical lebih
besar. Pada vertebra torakal ini menempel tulang iga (costa).
Pada celah-celah vertebra torakal ini muncul pleksus thoracles (anyaman saraf punggung)
Dislokasi pada vertebra ini akan menyebabkan masalah-masalah :
a. Asma
b. Gangguan pernafasan
c. bahu
d. Lengan
e. Jantung
f. Organ kawasan dada
g. Bronkitis
h. Gangguan empedu
i. Hepatitis
j. Masalah peredaran darah
k. Perut
l. Pencernaan
m. Saraf
n. Gastrik
o. Limfatik
p. Darah rendah
q. Alergen
r. Keletihan
s. Nefritis
t. Ginjal
u. Kulit
v. Rematik
w. dll
— Vertebre Lumbar/lumbal (vertebra lumbales, ruas tulang belakang pinggang)
Terdiri
dari 5 vertebra lumbal. Vertebra lumbal adalah yang paling berat dari
semua vertebra dan memikul sebagian besar dari badan kita
Pada celah-celah vertebra lumbal ini muncul plexus lumbosacralis (pleksus lumbosakral/ anyaman saraf pinggang dan kelangka).
Dislokasi pada bagian ini menyebabkan masalah :
a. Usus besar
b. Kejang betis
c. Pembuluh darah& perdaran
d. Gangguan kencing
e. Lemah tenaga
f. Haid tidak normal
g. Keputihan
h. kejang


Sistem Saraf terdiri atas 3 sistem yang tumpang tindih :
— Sistem saraf sentral/pusat, yang terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang
— Sistem
saraf otonomik, yang mengontrol fungsi tubuhdan berjalan secara
otomatis seperti kerja jantung dan pencernaan serta enzim
— Sistem saraf periferal, yang menghubungkan sistem saraf pusat keseluruh jaringan tubuh dan otot.
Jika
terjadi dislokasi pada vertebra, saraf setempat akan mendapat tekanan.
Akibatnya, saraf tersebut tidak bisa berfungsi dengan normal. Dan ini
bisa menyebabkan disfungsi, ketidak seimbangan atau disharmoni dan
penyakitpun timbul. Oleh karena itu setiap cedera atau ada perubahan
struktural pada tulang belakang sangat mempengaruhi kesehatan.

Jenis Terapi yang Berhubungan dengan Tulang Belakang
— Tu ina
— Thai Massage
— Shiatsu
— Chiropractic
— Yumeiho
— Accupressure
Pengertian Chiropractic
— Chiropractic (dari asal kata Yunani yaitu chiros = tangan, dan praktikos = praktek/perlakuan) adalah salah satu metode penyembuhan alternatif yang berfokus pada kelainan sistem muskoskeletal (muscular = otot, skeletal =
tulang/rangka) dan sistem syaraf, serta efek kelainan-kelainan tersebut
pada kesehatan tubuh secara umum. Ditemukan pertama kali oleh D. D. Palmer,
seorang guru sekolah dan pemilik toko bahan pangan yang tertarik pada
metode pengobatan magnetik dan osteopathy pada tahun 1895, saat ini Chiropractic telah dipraktekkan di lebih dari 100 negara di dunia.
— Chiropractic
mempercayai adanya hubungan antara suatu penyakit dengan perubahan
posisi tulang belakang (yang melindungi sistem syaraf pusat di sepanjang
rongganya). Dengan memperbaiki posisi tulang belakang sebagaimana
mestinya, diharapkan keluhan-keluhan yang dirasakan akan membaik dan
berangsur hilang. Chiropractic kebanyakan
dipraktekkan pada penyakit-penyakit dengan keluhan seperti nyeri
punggung, nyeri leher, nyeri sendi di tangan atau kaki, dan sakit
kepala. Namun teknik ini juga tidak menutup kemungkinan penyembuhan
untuk penyakit-penyakit lain.
Diagnosa Kelainan Tulang Belakang
— Melihat jari kelinking, apakah bengkok atau tidak?
— Gunakan
tiga jari, yaitu telunjuk, tengah dan manis. Gunakan untuk meraba
bagian tengah tulang belakang dari atas ke bawah. Apakah ada tonjolan,
bila ada tandakan dengan spidol
— Meraba
antara belikat dengan tulang belakang, bila sebelah kanan ditekan dan
terasa ngilu ada indikasi masalah batu empedu dan liver. Apabila sebelah
kiri ada maka ada indikasi masalah radang lambung.
— Bila
tonjolan ditemukan diantara otot kiri samping scapula dan tulang
belakang ada yang tidak merata dan terasa sakit bila ditekan, hal ini
mengindifikasikan ada masalah kelainan jantung
Chiropractic Metode Pengobatan Tangan
bingerchiropractic.com
Ilustrasi
Intisari-Online.com - Anda mengenal chiropractic? Ya, chiropractic
merupakan metode penyembuhan dari berbagai keluhan atau gangguan
kesehatan melalui media tangan. Metode ini bertujuan menghilangkan
subluksasion, suatu keadaan ketika ruas-ruas tulang belakang mengalami
suatu perubahan. Perubahan ruas-ruas tulang belakang ini yang membuat
aliran saraf terganggu dan memicu banyak gangguan kesehatan dalam tubuh
manusia.
Cara kerja metode chiropractic melakukan koreksi dengan menekan persendian tulang belakang dan tubuh agar menjadi lurus untuk menghilangkan tekanan pada aliran saraf. Setelah tekanan yang mengganggu itu hilang maka tubuh kembali bekerja untuk menyembuhkan dirinya secara optimal. Pengobatan chiropractic ini sangat aman dan alami, karena tanpa obat atau bedah dan hanya dengan menggunakan tangan.
Metode chiropractic ditemukan pertama kali pada tahun 1895 oleh seorang dokter dari Amerika Serikat, Dr. Daniel Palmer. Chiropraactic punya dua asal kata yaitu cheiros dan practos (berasal dari bahasa Yunani) yang berarti menggunakan dengan tangan. Pada waktu itu Dr. Daniel Palmer mendapat seorang pasien yang mengalami kurang pendengaran bernama Harvey Lillard, karena cedera pada leher yang dialaminya.
Palmer menemukan benjolan di tulang belakang pasien tersebut setelah melakukan pemeriksaan beberapa kali. Kemudian dia mencoba menyembuhkannya dengan memperbaiki ruas belakang pasien agar posisi ruas tulang belakangnya normal kembali. Ternyata usaha Palmer tidak sia-sia, pasien itu bisa mendengar lagi secara normal. Sejak saat itulah metode chiropractic mulai dikenal dan diterapkan dalam ilmu penyembuhan penyakit.
Mungkin banyak yang bertanya-tanya, kenapa harus ruas tulang belakang yang menjadi fokus utama dari metode chiropractic ini. Jawabannya, karena tulang belakanglah pusat dari seluruh kabel-kabel saraf pada tubuh manusia. Ada 31 pasang urat saraf dalam tulang belakang manusia yang mengatur organ tubuh. Dr Palmer berpendapat suatu pengobatan akan lebih efektif jika langsung tertuju pada “gardu induk” pusatnya (ruas tulang belakang). Meskipun fokus utama dari pengobatan ini adalah tulang belakang, namun bisa menyembuhkan penyakit paru-paru, lambung, liver, maupun masalah yang berkaitan dengan organ seksual. Seorang chiropractor - sebutan untuk ahli chiropractic - harus mendapatkan pendidikan formal setara dengan perguruan tinggi yang saat ini baru ada di Jepang, Kanada, Australia, dan Korea Selatan.
Pengobatan chiropractic sebenarnya aman bagi siapa pun. Terkecuali untuk penderita osteoporosis dengan usia di bawah 6 tahun serta di atas 65 tahun sebaiknya tidak menggunakan metode ini. Kalau kita mulai merasakan sesak nafas, lesu, mudah lelah, sulit berkonsentrasi, sering mengalami pegal pada otot serta leher kemungkinan tulang belakang kita sedang mengalami suatu masalah. Berhati-hatilah karena rasa sakit adalah suatu “alarm” bahwa ada sesuatu yang salah terjadi dalam tubuh kita.
Sepintas pengobatan chiropractic memang hampir mirip dengan tukang pijat. Akan tetapi, chiropractor dilengkapi dengan sebuah alat yang didesain khusus untuk menekan persendian. Menurut Dr. Anthony K. Dawson, D.C., chiropractor lulusan Palmer College of Chiropractic, Amerika Serikat, kaum wanita harus lebih berhati-hati dengan tulang belakangnya. Aktivitas seperti proses kelahiran bisa memicu gangguan tulang belakang. Bagi wanita sebaiknya hindari kebiasaan buruk yang memperlakukan punggung terlalu tegang, seperti duduk yang terlalu lama. (*)
Cara kerja metode chiropractic melakukan koreksi dengan menekan persendian tulang belakang dan tubuh agar menjadi lurus untuk menghilangkan tekanan pada aliran saraf. Setelah tekanan yang mengganggu itu hilang maka tubuh kembali bekerja untuk menyembuhkan dirinya secara optimal. Pengobatan chiropractic ini sangat aman dan alami, karena tanpa obat atau bedah dan hanya dengan menggunakan tangan.
Metode chiropractic ditemukan pertama kali pada tahun 1895 oleh seorang dokter dari Amerika Serikat, Dr. Daniel Palmer. Chiropraactic punya dua asal kata yaitu cheiros dan practos (berasal dari bahasa Yunani) yang berarti menggunakan dengan tangan. Pada waktu itu Dr. Daniel Palmer mendapat seorang pasien yang mengalami kurang pendengaran bernama Harvey Lillard, karena cedera pada leher yang dialaminya.
Palmer menemukan benjolan di tulang belakang pasien tersebut setelah melakukan pemeriksaan beberapa kali. Kemudian dia mencoba menyembuhkannya dengan memperbaiki ruas belakang pasien agar posisi ruas tulang belakangnya normal kembali. Ternyata usaha Palmer tidak sia-sia, pasien itu bisa mendengar lagi secara normal. Sejak saat itulah metode chiropractic mulai dikenal dan diterapkan dalam ilmu penyembuhan penyakit.
Mungkin banyak yang bertanya-tanya, kenapa harus ruas tulang belakang yang menjadi fokus utama dari metode chiropractic ini. Jawabannya, karena tulang belakanglah pusat dari seluruh kabel-kabel saraf pada tubuh manusia. Ada 31 pasang urat saraf dalam tulang belakang manusia yang mengatur organ tubuh. Dr Palmer berpendapat suatu pengobatan akan lebih efektif jika langsung tertuju pada “gardu induk” pusatnya (ruas tulang belakang). Meskipun fokus utama dari pengobatan ini adalah tulang belakang, namun bisa menyembuhkan penyakit paru-paru, lambung, liver, maupun masalah yang berkaitan dengan organ seksual. Seorang chiropractor - sebutan untuk ahli chiropractic - harus mendapatkan pendidikan formal setara dengan perguruan tinggi yang saat ini baru ada di Jepang, Kanada, Australia, dan Korea Selatan.
Pengobatan chiropractic sebenarnya aman bagi siapa pun. Terkecuali untuk penderita osteoporosis dengan usia di bawah 6 tahun serta di atas 65 tahun sebaiknya tidak menggunakan metode ini. Kalau kita mulai merasakan sesak nafas, lesu, mudah lelah, sulit berkonsentrasi, sering mengalami pegal pada otot serta leher kemungkinan tulang belakang kita sedang mengalami suatu masalah. Berhati-hatilah karena rasa sakit adalah suatu “alarm” bahwa ada sesuatu yang salah terjadi dalam tubuh kita.
Sepintas pengobatan chiropractic memang hampir mirip dengan tukang pijat. Akan tetapi, chiropractor dilengkapi dengan sebuah alat yang didesain khusus untuk menekan persendian. Menurut Dr. Anthony K. Dawson, D.C., chiropractor lulusan Palmer College of Chiropractic, Amerika Serikat, kaum wanita harus lebih berhati-hati dengan tulang belakangnya. Aktivitas seperti proses kelahiran bisa memicu gangguan tulang belakang. Bagi wanita sebaiknya hindari kebiasaan buruk yang memperlakukan punggung terlalu tegang, seperti duduk yang terlalu lama. (*)
Apa itu Chiropractic ?
Chiropractic adalah salah satu cabang
dari seni penyembuhan yang memfokuskan pada perbaikan dan penyempurnaan
pada sistem saraf (terutama tulang belakang, dari punggung ke seluruh
bagian tubuh). "Chiropractic" berasal dari kata Yunani Chiropraktikos,
yang berarti "perawatan efektif dengan tangan." Chiropractic stresses
the idea that the cause of many disease processes begins with the body's
inability to adapt to its environment. Chiropractic berpendapat bahwa
banyak penyakit yang diawali proses tubuh yang tubuh tidak mampu untuk
menyesuaikan diri dengan lingkungan. Penyembuhan tidak dengan
menggunakan bahan-bahan kimia, namun dengan menempatkan dan menyesuaikan
musculoskeletal kembali benar dalam berfungsi.
Kecelakaan, jatuh, stres, ketegangan,
pekerjaan yg terlalu keras, dan beban yang berketerusan pada suatu sisi
tubuh dapat berakibat pada penggeseran atau salah letak dari tulang
punggung (subluxation), menyebabkan gangguan saraf tulang belakang.
Gangguan syaraf tulang belakang inilah yang sering menyebabkan kerusakan
fungsi dalam tubuh manusia. Chiropractic teaches that reducing or
eliminating this irritation to spinal nerves can cause your body to
operate more efficiently and more comfortably. Chiropractic mengajarkan
yang dapat mengurangi atau menghilangkan gangguan ini ke saraf tulang
belakang, sehingga menyebabkan tubuh Anda dapat beroperasi lebih efisien
dan lebih nyaman.
Terapi ini juga diyakini aman untuk bayi
dan anak-anak. Biasanya, subluxation pada anak disebabkan karena
tekanan pada tulang belakang ketika anak terjatuh, permainan berisiko
seperti memanjat atau membawa beban berat di pundaknya, yaitu tas yang
terlalu berat. Pergerakan yang tidak normal pada tulang belakang ini
dapat mempersempit urat saraf sehingga mengganggu aliran darah ke
jaringan tubuh. Umumnya gejalanya tidak langsung dirasakan, jika
dibiarkan maka anak akan merasa tidak nyaman dan timbul keluhan sakit
telinga, rewel, dan migraine
Sejarah Singkat Chiropractic
Pertama tercatat penyesuaian
chiropractic dilakukan pada 18 September 1895, oleh Dr Daniel David
Palmer, seorang guru yang lahir di Kanada-guru. Dr Palmer pada waktu itu
sedang mempelajari penyebab dan akibat dari penyakit. Salah seorang
pasiennya, Harvey Lillard, pesuruh yang bekerja di gedung yang sama
dengan Dr Palmer di Davenport, Iowa. Mr. Lillard, mengeluh tentang
masalah pendengaran selama lebih dari 17 tahun, Dr Palmer kemudian
memeriksa tulang punggung Mr. Liliard. Dr Palmer menemukan sebuah
"benjol" pada punggung Mr. Lillard dan menduga bahwa ruas tulang
belakang mungkin salah tempat, yang kemudian ia reposisi ruas tersebut
dengan terapi chiropractic yang lembut. Setelah beberapa kali perawatan,
banyak Pendengaran Mr. Lillard's hearing telah berhasil dipulihkan.
Berdasarkan ilmu pengetahuan yang
membuktikan bahwa sistem saraf mengontrol fungsi setiap sel tubuh, organ
dan sistem tubuh, maka chiropractor memusatkan perhatian kepada sistem
saraf secara menyeluruh. Otak dan saraf tulang belakang (spinal cord)
dilindungi oleh tengkorak dan tulang belakang. Sehingga kalau pergerakan
salah satu dari sendi tulang belakang berkurang maka akan mengiritasi
sistem saraf, iritasi ini akan menyebabkan penurunan suplai neuron ke
jaringan dan organ. Hal ini mengakibatkan fungsi jaringan dan organ yang
tidak optimal. Dengan contoh otot yang berkembang tidak simetri, otot
yang cepat lelah (fatigue). "Penurunan fungsi saraf" ini dinamakan:
"Vertebra Subluxation Complex" (Subluksasi adalah dimana sendi tulang
yang tidak bergerak dengan normal).
Saat ini seni dan ilmu chiropractic
telah berkembang secara signifikan. Chiropractic telah menggunakan
prosedur diagnostik canggih, peralatan canggih, penelitian ilmiah, dan
meningkatnya penerimaan oleh pakar dan praktisi kesehatan profesional
membuat chiropractic menjadi pilihan yang kian populer.
Bagaimana kita tahu bahwa sendi tubuh berkurang pergerakannya?
• Postur tubuh yang asimetri, seperti pundak atau pinggang yang tidak sama tingginya.
• Leher yang kaku/tegang.
• Rasa sakit atau rasa kaku pada tubuh.
• Sakit pada posisi tertentu atau pada waktu melakukan gerakan tertentu.
• Sakit pada pagi hari atau terasa sakit walaupun sudah beristirahat cukup lama.
Adjustment (Koreksi) Chiropractic
Dokter chiropractic melakukan
pemeriksaan yang seksama untuk mengetahui fungsi sendi/pergerakan,
fungsi otot & saraf. Jika dari pemeriksaan menunjukkan adanya
subluksasi (sendi yang bergerak tidak normal) maka perlu diadakan
koreksi chiropractic.
"Koreksi" adalah membantu tulang dan
sendi ke posisi normal, menormalkan gerakan dan menghilangkan iritasi
yang kadang menyebabkan sakit dan malfungsi dari organ bila didiamkan
terlalu lama. Ada banyak cara untuk mengadakan "koreksi" tulang
belakang. Dokter chiropractic menggunakan tangan atau alat yang didesain
khusus untuk mengkoreksi sendi yang bersangkutan. Dokter chiropractic
juga menyesuaikan teknik yang digunakannya dengan usia pasien serta
tergantung kasus yang ditanganinya. Koreksi membantu menormalkan fungsi
tulang belakang dan menghindari kerusakan jaringan di kemudian hari. Dan
jika fungsi saraf kembali normal, ini akan membantu tubuh untuk
menyembuhkan dengan sendirinya (self healing).
Yang menyebabkan subluksasi
• Posisi tidur, duduk atau berdiri yang tidak benar.
• Proses kelahiran.
• Trauma/kecelakaan.
• Mengangkat barang dengan posisi yang tidak benar.
• Olahraga yang tidak sesuai.
Subluksasi tidak selalu menyebabkan rasa
sakit pada mulanya, dan biasanya orang tidak menyadarinya dan tidak
perduli dengannya. Tetapi subluksasi itu akan menimbulkan kerusakan
tubuh yang lebih besar dan pada saat itulah baru orang tersebut merasa
sakit.
Dari penelitian diketahui bahwa tubuh
punya cara untuk menyembuhkan secara natural (sendirinya). Dengan
mengkoreksi sistem tubuh yang tidak benar (dalam hal ini sendi dan
saraf) maka akan memungkinkan tubuh bekerja secara optimal.
Kapan seharusnya ke dokter chiropractic?
Apabila anda mengalami :
• Sakit kepala terutama di sekitar tengkuk dan dahi.
• Sakit pinggang, baik yang menjalar sampai ke kaki atau tidak.
• Sakit di tubuh anda yang tidak ada diagnosanya.
• Kesemutan dan baal (hilang rasa) yang berlangsung lama dan terus menerus.
• Nyeri di sekitar bahu dan bahu bagian belakang.
• Migrain (sakit kepala sebelah).
• Masalah di persendian tulang punggung.
• Nyeri di lengan dan kaki.
• Sciatica (nyeri/kaku di daerah pantat).
• Perut kembung dan sembelit pada anak-anak.
• Kerusakan pada persendian.
• Problem mengompol pada anak-anak.
• Lutut sakit.
• Pencegahan epilepsi pada bayi yang dilahirkan dengan bantuan alat vacuum.
Ini menandakan adanya gangguan fungsi
saraf perasa. Dan masih banyak masalah kesehatan yang lain yang bisa
dibantu dengan koreksi chiropractic ini.
Juga dianjurkan untuk memeriksakan
tulang belakang anda untuk di check-up (spinal check-up) untuk
menghindari dari kerusakan pada tulang dan sendi anda. Banyak masalah
tulang belakang yang menyebabkan perubahan bentuk tubuh atau sikap tubuh
kita. Cobalah check tubuh / postur anda satu sama lain, bila anda
menemukan atau tidak yakin dengan postur anda, usahakan untuk diperiksa
secara teliti oleh dokter chiropractic yang berkualitas.
TIPS MENJAGA TULANG BELAKANG
Keluhan di tempat Kerja
Kadang kita menyepelekan pegal-pegal di
sekitar tubuh kita. Kebanyakan awal dari suatu penyakit pinggang atau
sakit di leher yang kronis/lama bisa disebabkan sekedar pegal-pegal yang
semakin lama semakin meningkat frekuensinya ataupun intensitasnya.
Perlu diperhatikan bahwa tubuh mempunyai daya penyesuaian dan daya
memperbaiki, sayangnya kita tidak waspada pada waktu tubuh memberikan
kita tanda-tanda awal (Body Languages).
Dengan memperhatikan beberapa hal di
bawah ini, kita bisa mencegah kerusakan di tubuh kita terutama di tulang
belakang yang merupakan penyangga tubuh yang utama. Tulang belakang
merupakan penyangga tubuh, pelindung saraf, pembuluh darah dan
organ-organ tubuh. Aktivitas kita sehari-hari menentukan bagaimana tubuh
kita terpakai, Pada pekerja yang sehari-hari menghabiskan waktu di
kantor/ruangan yang kebanyakan kurang mobilitas, dapat ditemui mempunyai
keluhan di tulang belakang terutama pinggang, punggung dan leher.
Menurut statistik dari "United Kingdom
Back Care", 50 persen pekerja yang menggunakan komputer mempunyai sakit
di pinggang. Kursi, meja dan cara duduk yang tidak benar merupakan
penyebabnya.Selain sakit di pinggang, posisi kursi dan postur tubuh yang
tidak benar bisa mengakibatkan sakit di leher dan juga punggung. Salah
satu penyebab sakit leher bisa karena cara menerima dan memegang telepon
dengan tidak benar. Posisi tersebut bisa menyebabkan ketidakseimbangan
pada otot - otot leher.
• Pilihlah kursi dan meja yang sesuai
dengan tinggi badan sehingga dapat bekerja tanpa membuat kepala di
posisi menunduk atau menengadah
• Perhatikan central gravitasi tubuh
anda. Berusaha untuk duduk tegak dengan memperhatikan garis
jatuh/gravitasi antara telinga, pundak dan pinggul berada dalam satu
garis lurus.
• Jangan duduk sepanjang hari, bangun dan lakukan peregangan setiap 30-45 menit.
• Perhatikan monitor setinggi pandangan
mata. Bila diperlukan gunakan reading stand untuk menyangga buku /
material yang diperlukan. Perhatikan keyboard atau penggunaan mouse
sehingga pergelangan tangan tidak dalam keadaan extension /tertekuk.
• Hindari pekerjaan dengan posisi tangan
di atas kepala untuk jangka waktu yang lama, kalau perlu gunakan kursi
bantu untuk membantu agar mata tetap pada pandangan lurus/eye level.
• Angkatlah barang apapun sesuai dengan
kekuatan anda, jangan asal angkat. Tekuk lutut dan selalu angkat barang
dengan membawanya dekat ke tubuh.
Bagi pekerja yang menghabiskan waktunya di kendaraan, juga bisa memperhatikan beberapa hal di bawah ini :
• Nyamankan kursi kendaraan anda dan
usahakan duduk tegak dengan memperhatikan central gravitasi tubuh.
Jangan enggan-enggan mengakomodasikan kedudukan kursi dan sandaran
kepala anda dari waktu ke waktu.
• Gunakan sabuk pengaman untuk
menghindari terjadinya whiplash injury. Perhatikan bahwa "Repetitive
Strain Injury " (luka yang berulang) bisa disebabkan karena pengemudi
meng-rem kendaran berkali-kali di kemacetan dan mengakibatkan gerakan
leher yang berulang-ulang.
Kebiasaan-kebiasaan di rumah juga harus diperhatikan, seperti:
• Biasakan tidak membaca di tempat tidur
kalau tidak mempunyai bantal yang bisa menyangga punggung dengan benar,
karena susah sekali mempertahankan posisi yang benar untuk tulang
belakang anda sehingga posisi leher anda akan berada di depan dari
pundak anda.
• Usahakan kekerasan matras sesuai
dengan tubuh anda, Saat bangun dari tempat tidur miringkan tubuh, tekuk
kedua lutut kearah dada dan turunkan kedua kaki ke lantai.
• Angkat tubuh dengan dibantu lengan.
Jangan bangun ala sit-up. Dengan bangun dalam posisi yang benar membuat
leher dan pinggang anda dalam posisi tegak dan mencegah tarikan otot
yang tidak perlu.
• Usahakan tidak tidur tengkurap karena akan membuat leher anda dalam posisi terputar dalam jangka waktu yang lama.
• Jangan tidur dengan satu tangan atau kedua tangan di atas kepala anda.
• Pilih bantal yang sesuai dengan leher
dan lebar pundak anda. Kalau kebanyakan tidur dengan posisi miring,
pilih bantal yang selebar bahu anda sehingga leher anda dalam keadaan
lurus.
• Perlu diingat!! Otot yang kaku dan
kurang kelenturannya akan memudahkan terjadinya cedera. Dengan
memperhatikan kelenturan otot dan tulang belakang, anda bisa mnghindari
banyak cedera.
• Lakukan stretching/peregangan rutin
setiap hari, dengan perlahan, tidak di hentak. Olah raga ringan dapat
membantu meningkatkan tonus dan kekuatan otot seperti bersepeda, jalan,
ataupun berenang sekitar 30 menit setiap hari.
• Perlu adanya suplemen penunjang.
Ketika tubuh luka, tubuh akan memerlukan energi dan sejumlah nutrient
untuk memperbaiki bagian tubuh yang luka. Natural suplemen yang tinggi,
vitamin c, zinc dan selenium akan mempercepat penyembuhan luka dan
mengurangi terjadinya jaringan parut (scar tissue) di tempat yang
terluka.
• Pada pertolongan pertama gunakan
kompres es pada “Golden Period” (6 jam pertama setelah injury). Taruh di
tempat yang luka (bukan luka terbuka) dengan 10 menit on-off. Kebiasaan
menggunakan kompres panas atau balsam memang enak untuk pertamannya
tapi tidak akan menurunkan proses peradangan (inflamasi).
Tips Menjaga postur
Postur tubuh yang baik
Beberapa hal yang membantu meringankan sakit anda Beberapa hal yang membuat sakit anda bertambah parah
Mengangkat Barang. Ketahui kekuatan
tubuh anda, angkat barang sesuai kemampuan anda. Tekuk lutut anda dan
mengambil barang dari posisi berlutut. Memaksakan mengangkat barang
melebihi batas kekuatan tubuhnya sendiri.
Duduk. Hindari duduk dalam waktu lama.
Lakukan peregangan tiap 20-30 menit. Hindari kursi yang terlalu empuk,
karena dapat memperburuk kondisi anda. Duduk dalam waktu lama. Tidak ada
back support. Kursi yang digunakan terlalu empuk.
Berdiri. Hindari pemakaian sepatu berhak
tinggi, pemakaian dalam jangka waktu lama akan menimbulkan gangguan
pada kesehatan anda. Sebisa mungkin, jangan berdiri dengan hanya
bertumpu pada salah satu kaki, tumpuan harus berada di kedua kaki.
Terlalu lama berdiri pada satu posisi saja.
Menyetir. Gunakan sabuk pengaman untuk
menghindari cidera di tulang leher anda. Sesuaikan posisi kursi anda
sehingga nyaman waktu dikendarai. Menyetir kendaraan dalam waktu lama
tanpa henti.
Aktivitas. Lakukan berjalan, bersepeda
atau berenang selama 20-30 menit setiap hari. Lakukan kegiatan olahraga
lainnya secara rutin. Jangan memaksakan suatu aktivitas, apabila timbul
keluhan karena suatu aktivitas yang dilakukan maka hentikan aktivitas
tersebut. Duduk sepanjang hari, tidak berolahraga secara rutin.
Tidur. Perhatikan matras/kasur tidur
anda. Matras yang baik sekalipun memiliki umur tertentu dan harus
diganti. Matras yang terlalu empuk pun tidak baik bagi kesehatan anda.
Tidur-tiduran dan bermalas-malasan di tempat tidur dalam waktu lama.
Relax. Hindari stress level yang tinggi. Cemas dan tingkat stress yang tinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar