PEMBETULAN TULANG BELAKANG - CHIROPRACTIC DIBACA KAIROPRAKTIK ( SEBUAH TERAPI FUNDAMENTAL TANPA OBAT DAN TANPA SAKIT)



Alqur-an & Tulang Belakang

Dan Ingatlah ketika Tuhanmu mengeluarkanmu dari tulang sulbi anak cucu  Adam keturunan mereka dan Alloh mengambil kesaksian terhadap ruh  mereka  Seraya berfirman bukankah  Aku ini Rabbmu?. Mereka menjawab, betul  Engkau adalah Tuhan kami. Kami lakukan yang demikian itu agar di hari Kiamat kelak tidak mengatakan Sesungghnya ketika itu kami lengah terhadap Hal ini. ( QS Al-Araf : 172)
Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulang Nya?
(Bahkan) Kami mampu menyusun kembali jari-jemarinya dengan sempurna.
 ( QS 75 : 3-4)
Hadist & Tulang Belakang
    Tidak ada bejana yang diisikan oleh anak Adam yang lebih keji selain daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam dengan beberapa suapan untuk menegakan tulang belakangnya dan sekiranya ia terpaksa  melakukannya juga, maka cukup 1/3 untuk minuman, 1/3 untuk makanan, dan 1/3 untuk nafas (HR Tirmidzi)
    Apabila engkau rukuk, letakan kedua tanganmu pada lutut, dan luruskan punggungmu, serta tekan tanganmu untuk rukuk ( HR.Ahmad dan Abu Daud)
    Apabila engkau sujud, maka  letakan wajahmu dan tanganmu ke tanah, sehingga setiap ruas tulangmu kembali ketempatnya (HR Ibnu Khuzaimah)
    Dalam tubuh manusia itu ada 360 ruas tulang. Ia harus dikeluarkan sedekahnya  untuk setaip ruas tulang. Para sahabat bertanya, siapakah yang mampu melaksanakan seperti itu ya Rasul? Beliau bersabda : dahak yg ada dimesjid lalu dipendamnya. Dan membuang sesuatu gangguan dari tengah jalan, maka itu berarti sedekah. Akan tetapi jika tidak mampu melakukan itu semua cukuplah engkau melaksanakan 2 rakaat shalat dhuha ( HR.Ahmad) 
·                Dan sungguh Rasulullah SAW telah mengisyaratkan pada urgensi dan fungsi tulang sulbi ini. sebagaimana yang tertuang dalam sabdanya: "Semua bagian tubuh anak Adam akan dimakan tanah kecuali tulang sulbi yang darinya ia mulai diciptakan dan darinya dia akan dibangkitkan." (HR Bukhari, Nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad)

Pengantar

Otak manusia mengirim energi keseluruh tubuh melalui sistem saraf pada sepanjang tulang belakang. Dan apabila terjadi dislokasi vertebra pada tulang belakang bisa membentuk blokade secara fisik yang mengganggu transmisi rangsangan saraf. Intervensi pada saraf yang disebabkan oleh dislokasi pada tulang belakang ini disebut subluksasi (subluxation). Jika subluksasi disingkirkan, keseimbangan tulang belakang akan diperbaiki dan kedalaman saraf akan normal kembali.
Tulang Belakang

Tulang belakang disebut juga dengan spina adalah penyangga utama seluruh tubuh. Tulang belakang terbentuk dari serangkaian tulang yang sangat teratur yang saling terpisah yang disebut   vertebra, yang terbagi menjadi 3 bagian :

   Vertebra Cervical (Vertebrae cervicales), yang terdiri dari 7 vertebra, ia berada dipuncak tulang belakang. Pada celah vertebra ini secara teratur muncul pleksus cervical (anyaman saraf leher). Dislokasi pada bagian ini menyebabkan masalah-masalah :
a.       Masalah tidur
b.      Tekanan darah
c.       Sakit kepala
d.      Ingatan
e.       Keletihan
f.        Pusing
g.       Sinus
h.      Alergi
i.          Gangguan mata & telinga
j.         Tonsil
k.       Otot leher kaku
l.         Tiroid
m.    Masalah sendi bahu
n.      Radang sendi
o.      Belikat
p.      Mual
q.      Batuk
r.       Adenoid

  Vertebra Torakal (vertebrae thoracles)
Terdiri dari 12 vertebra. Vertebra torakal, dibanding vertebra cervical lebih besar. Pada vertebra torakal ini menempel tulang iga (costa).
Pada celah-celah vertebra torakal ini muncul pleksus thoracles (anyaman saraf punggung)
Dislokasi pada vertebra ini akan menyebabkan masalah-masalah :
a.       Asma
b.      Gangguan pernafasan
c.       bahu
d.      Lengan
e.       Jantung
f.        Organ kawasan dada
g.       Bronkitis
h.      Gangguan empedu
i.         Hepatitis
j.         Masalah peredaran darah
k.       Perut
l.         Pencernaan
m.    Saraf
n.      Gastrik
o.      Limfatik
p.      Darah rendah
q.      Alergen
r.       Keletihan
s.       Nefritis
t.        Ginjal
u.      Kulit
v.       Rematik
w.     dll

  Vertebre Lumbar/lumbal (vertebra lumbales, ruas tulang belakang pinggang)
Terdiri dari 5 vertebra lumbal. Vertebra lumbal adalah yang paling berat dari semua vertebra dan memikul sebagian besar dari badan kita
Pada celah-celah vertebra lumbal ini muncul plexus lumbosacralis (pleksus lumbosakral/ anyaman saraf pinggang dan kelangka).
Dislokasi pada bagian ini menyebabkan masalah :
a.       Usus besar
b.      Kejang betis
c.       Pembuluh darah& perdaran
d.      Gangguan kencing
e.       Lemah tenaga
f.        Haid tidak normal
g.       Keputihan
h.      kejang

http://kknbergerakuntuk8f.files.wordpress.com/2010/04/tulanng-belakang.jpg?w=127&h=210

Sistem Saraf terdiri atas 3 sistem yang tumpang tindih :
   Sistem saraf sentral/pusat, yang terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang
  Sistem saraf otonomik, yang mengontrol fungsi tubuhdan berjalan secara otomatis seperti kerja jantung dan pencernaan serta enzim
  Sistem saraf periferal, yang menghubungkan sistem saraf pusat keseluruh jaringan tubuh dan otot.
Jika terjadi dislokasi pada vertebra, saraf setempat akan mendapat tekanan. Akibatnya, saraf tersebut tidak bisa berfungsi dengan normal. Dan ini bisa menyebabkan disfungsi, ketidak seimbangan atau disharmoni dan penyakitpun timbul. Oleh karena itu setiap cedera atau ada perubahan struktural pada tulang belakang sangat mempengaruhi kesehatan.
Jenis Terapi yang Berhubungan dengan Tulang Belakang

  Tu ina                                                                 
  Thai Massage
  Shiatsu
  Chiropractic
  Yumeiho
  Accupressure

Pengertian Chiropractic
  Chiropractic (dari asal kata Yunani yaitu chiros = tangan, dan praktikos = praktek/perlakuan) adalah salah satu metode penyembuhan alternatif yang berfokus pada kelainan sistem muskoskeletal (muscular = otot, skeletal = tulang/rangka) dan sistem syaraf, serta efek kelainan-kelainan tersebut pada kesehatan tubuh secara umum. Ditemukan pertama kali oleh D. D. Palmer, seorang guru sekolah dan pemilik toko bahan pangan yang tertarik pada metode pengobatan magnetik dan osteopathy pada tahun 1895, saat ini Chiropractic telah dipraktekkan di lebih dari 100 negara di dunia.
  Chiropractic mempercayai adanya hubungan antara suatu penyakit dengan perubahan posisi tulang belakang (yang melindungi sistem syaraf pusat di sepanjang rongganya). Dengan memperbaiki posisi tulang belakang sebagaimana mestinya, diharapkan keluhan-keluhan yang dirasakan akan membaik dan berangsur hilang. Chiropractic kebanyakan dipraktekkan pada penyakit-penyakit dengan keluhan seperti nyeri punggung, nyeri leher, nyeri sendi di tangan atau kaki, dan sakit kepala. Namun teknik ini juga tidak menutup kemungkinan penyembuhan untuk penyakit-penyakit lain.

Diagnosa Kelainan Tulang Belakang

  Melihat jari kelinking, apakah bengkok atau tidak?
  Gunakan tiga jari, yaitu telunjuk, tengah dan manis. Gunakan untuk meraba bagian tengah tulang belakang dari atas ke bawah. Apakah ada tonjolan, bila ada tandakan dengan spidol
  Meraba antara belikat dengan tulang belakang, bila sebelah kanan ditekan dan terasa ngilu ada indikasi masalah batu empedu dan liver. Apabila sebelah kiri ada maka ada indikasi masalah radang lambung.
  Bila tonjolan ditemukan diantara otot kiri samping scapula dan tulang belakang ada yang tidak merata dan terasa sakit bila ditekan, hal ini mengindifikasikan ada masalah kelainan jantung

Chiropractic Metode Pengobatan Tangan



bingerchiropractic.com

Ilustrasi

Intisari-Online.com - Anda mengenal chiropractic? Ya, chiropractic merupakan metode penyembuhan dari berbagai keluhan atau gangguan kesehatan melalui media tangan. Metode ini bertujuan menghilangkan subluksasion, suatu keadaan ketika ruas-ruas tulang belakang mengalami suatu perubahan. Perubahan ruas-ruas tulang belakang ini yang membuat aliran saraf terganggu dan memicu banyak gangguan kesehatan dalam tubuh manusia.

Cara kerja metode chiropractic melakukan koreksi dengan menekan persendian tulang belakang dan tubuh agar menjadi lurus untuk menghilangkan tekanan pada aliran saraf. Setelah tekanan yang mengganggu itu hilang maka tubuh kembali bekerja untuk menyembuhkan dirinya secara optimal. Pengobatan chiropractic ini sangat aman dan alami, karena tanpa obat atau bedah dan hanya dengan menggunakan tangan.

Metode chiropractic ditemukan pertama kali pada tahun 1895 oleh seorang dokter dari Amerika Serikat, Dr. Daniel Palmer. Chiropraactic punya dua asal kata yaitu cheiros dan practos (berasal dari bahasa Yunani) yang berarti menggunakan dengan tangan. Pada waktu itu Dr. Daniel Palmer mendapat seorang pasien yang mengalami kurang pendengaran bernama Harvey Lillard, karena cedera pada leher yang dialaminya.

Palmer menemukan benjolan di tulang belakang pasien tersebut setelah melakukan pemeriksaan beberapa kali. Kemudian dia mencoba menyembuhkannya dengan memperbaiki ruas belakang pasien agar posisi ruas tulang belakangnya normal kembali. Ternyata usaha Palmer tidak sia-sia, pasien itu bisa mendengar lagi secara normal. Sejak saat itulah metode chiropractic mulai dikenal dan diterapkan dalam ilmu penyembuhan penyakit.

Mungkin banyak yang bertanya-tanya, kenapa harus ruas tulang belakang yang menjadi fokus utama dari metode chiropractic ini. Jawabannya, karena tulang belakanglah pusat dari seluruh kabel-kabel saraf pada tubuh manusia. Ada 31 pasang urat saraf dalam tulang belakang manusia yang mengatur organ tubuh. Dr Palmer berpendapat suatu pengobatan akan lebih efektif jika langsung tertuju pada “gardu induk” pusatnya (ruas tulang belakang). Meskipun fokus utama dari pengobatan ini adalah tulang belakang, namun bisa menyembuhkan penyakit paru-paru, lambung, liver, maupun masalah yang berkaitan dengan organ seksual. Seorang chiropractor - sebutan untuk ahli chiropractic - harus mendapatkan pendidikan formal setara dengan perguruan tinggi yang saat ini baru ada di Jepang, Kanada, Australia, dan Korea Selatan.
Pengobatan chiropractic sebenarnya aman bagi siapa pun. Terkecuali untuk penderita osteoporosis dengan usia di bawah 6 tahun serta di atas 65 tahun sebaiknya tidak menggunakan metode ini. Kalau kita mulai merasakan sesak nafas, lesu, mudah lelah, sulit berkonsentrasi, sering mengalami pegal pada otot serta leher kemungkinan tulang belakang kita sedang mengalami suatu masalah. Berhati-hatilah karena rasa sakit adalah suatu “alarm” bahwa ada sesuatu yang salah terjadi dalam tubuh kita.
Sepintas pengobatan chiropractic memang hampir mirip dengan tukang pijat. Akan tetapi, chiropractor dilengkapi dengan sebuah alat yang didesain khusus untuk menekan persendian. Menurut Dr. Anthony K. Dawson, D.C., chiropractor lulusan Palmer College of Chiropractic, Amerika Serikat, kaum wanita harus lebih berhati-hati dengan tulang belakangnya. Aktivitas seperti proses kelahiran bisa memicu gangguan tulang belakang. Bagi wanita sebaiknya hindari kebiasaan buruk yang memperlakukan punggung terlalu tegang, seperti duduk yang terlalu lama. (*)


Apa itu Chiropractic ?

Chiropractic adalah salah satu cabang dari seni penyembuhan yang memfokuskan pada perbaikan dan penyempurnaan pada sistem saraf (terutama tulang belakang, dari punggung ke seluruh bagian tubuh). "Chiropractic" berasal dari kata Yunani Chiropraktikos, yang berarti "perawatan efektif dengan tangan." Chiropractic stresses the idea that the cause of many disease processes begins with the body's inability to adapt to its environment. Chiropractic berpendapat bahwa banyak penyakit yang diawali proses tubuh yang tubuh tidak mampu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan. Penyembuhan tidak dengan menggunakan bahan-bahan kimia, namun dengan menempatkan dan menyesuaikan musculoskeletal kembali benar dalam berfungsi.



Kecelakaan, jatuh, stres, ketegangan, pekerjaan yg terlalu keras, dan beban yang berketerusan pada suatu sisi tubuh dapat berakibat pada penggeseran atau salah letak dari tulang punggung (subluxation), menyebabkan gangguan saraf tulang belakang. Gangguan syaraf tulang belakang inilah yang sering menyebabkan kerusakan fungsi dalam tubuh manusia. Chiropractic teaches that reducing or eliminating this irritation to spinal nerves can cause your body to operate more efficiently and more comfortably. Chiropractic mengajarkan yang dapat mengurangi atau menghilangkan gangguan ini ke saraf tulang belakang, sehingga menyebabkan tubuh Anda dapat beroperasi lebih efisien dan lebih nyaman.



Terapi ini juga diyakini aman untuk bayi dan anak-anak. Biasanya, subluxation pada anak disebabkan karena tekanan pada tulang belakang ketika anak terjatuh, permainan berisiko seperti memanjat atau membawa beban berat di pundaknya, yaitu tas yang terlalu berat. Pergerakan yang tidak normal pada tulang belakang ini dapat mempersempit urat saraf sehingga mengganggu aliran darah ke jaringan tubuh. Umumnya gejalanya tidak langsung dirasakan, jika dibiarkan maka anak akan merasa tidak nyaman dan timbul keluhan sakit telinga, rewel, dan migraine



Sejarah Singkat Chiropractic

Pertama tercatat penyesuaian chiropractic dilakukan pada 18 September 1895, oleh Dr Daniel David Palmer, seorang guru yang lahir di Kanada-guru. Dr Palmer pada waktu itu sedang mempelajari penyebab dan akibat dari penyakit. Salah seorang pasiennya, Harvey Lillard, pesuruh yang bekerja di gedung yang sama dengan Dr Palmer di Davenport, Iowa. Mr. Lillard, mengeluh tentang masalah pendengaran selama lebih dari 17 tahun, Dr Palmer kemudian memeriksa tulang punggung Mr. Liliard. Dr Palmer menemukan sebuah "benjol" pada punggung Mr. Lillard dan menduga bahwa ruas tulang belakang mungkin salah tempat, yang kemudian ia reposisi ruas tersebut dengan terapi chiropractic yang lembut. Setelah beberapa kali perawatan, banyak Pendengaran Mr. Lillard's hearing telah berhasil dipulihkan.



Berdasarkan ilmu pengetahuan yang membuktikan bahwa sistem saraf mengontrol fungsi setiap sel tubuh, organ dan sistem tubuh, maka chiropractor memusatkan perhatian kepada sistem saraf secara menyeluruh. Otak dan saraf tulang belakang (spinal cord) dilindungi oleh tengkorak dan tulang belakang. Sehingga kalau pergerakan salah satu dari sendi tulang belakang berkurang maka akan mengiritasi sistem saraf, iritasi ini akan menyebabkan penurunan suplai neuron ke jaringan dan organ. Hal ini mengakibatkan fungsi jaringan dan organ yang tidak optimal. Dengan contoh otot yang berkembang tidak simetri, otot yang cepat lelah (fatigue). "Penurunan fungsi saraf" ini dinamakan: "Vertebra Subluxation Complex" (Subluksasi adalah dimana sendi tulang yang tidak bergerak dengan normal).



Saat ini seni dan ilmu chiropractic telah berkembang secara signifikan. Chiropractic telah menggunakan prosedur diagnostik canggih, peralatan canggih, penelitian ilmiah, dan meningkatnya penerimaan oleh pakar dan praktisi kesehatan profesional membuat chiropractic menjadi pilihan yang kian populer.









Bagaimana kita tahu bahwa sendi tubuh berkurang pergerakannya?

• Postur tubuh yang asimetri, seperti pundak atau pinggang yang tidak sama tingginya.

• Leher yang kaku/tegang.

• Rasa sakit atau rasa kaku pada tubuh.

• Sakit pada posisi tertentu atau pada waktu melakukan gerakan tertentu.

• Sakit pada pagi hari atau terasa sakit walaupun sudah beristirahat cukup lama.



Adjustment (Koreksi) Chiropractic

Dokter chiropractic melakukan pemeriksaan yang seksama untuk mengetahui fungsi sendi/pergerakan, fungsi otot & saraf. Jika dari pemeriksaan menunjukkan adanya subluksasi (sendi yang bergerak tidak normal) maka perlu diadakan koreksi chiropractic.



"Koreksi" adalah membantu tulang dan sendi ke posisi normal, menormalkan gerakan dan menghilangkan iritasi yang kadang menyebabkan sakit dan malfungsi dari organ bila didiamkan terlalu lama. Ada banyak cara untuk mengadakan "koreksi" tulang belakang. Dokter chiropractic menggunakan tangan atau alat yang didesain khusus untuk mengkoreksi sendi yang bersangkutan. Dokter chiropractic juga menyesuaikan teknik yang digunakannya dengan usia pasien serta tergantung kasus yang ditanganinya. Koreksi membantu menormalkan fungsi tulang belakang dan menghindari kerusakan jaringan di kemudian hari. Dan jika fungsi saraf kembali normal, ini akan membantu tubuh untuk menyembuhkan dengan sendirinya (self healing).



Yang menyebabkan subluksasi

• Posisi tidur, duduk atau berdiri yang tidak benar.

• Proses kelahiran.

• Trauma/kecelakaan.

• Mengangkat barang dengan posisi yang tidak benar.

• Olahraga yang tidak sesuai.



Subluksasi tidak selalu menyebabkan rasa sakit pada mulanya, dan biasanya orang tidak menyadarinya dan tidak perduli dengannya. Tetapi subluksasi itu akan menimbulkan kerusakan tubuh yang lebih besar dan pada saat itulah baru orang tersebut merasa sakit.



Dari penelitian diketahui bahwa tubuh punya cara untuk menyembuhkan secara natural (sendirinya). Dengan mengkoreksi sistem tubuh yang tidak benar (dalam hal ini sendi dan saraf) maka akan memungkinkan tubuh bekerja secara optimal.



Kapan seharusnya ke dokter chiropractic?

Apabila anda mengalami :

• Sakit kepala terutama di sekitar tengkuk dan dahi.

• Sakit pinggang, baik yang menjalar sampai ke kaki atau tidak.

• Sakit di tubuh anda yang tidak ada diagnosanya.

• Kesemutan dan baal (hilang rasa) yang berlangsung lama dan terus menerus.

• Nyeri di sekitar bahu dan bahu bagian belakang.

• Migrain (sakit kepala sebelah).

• Masalah di persendian tulang punggung.

• Nyeri di lengan dan kaki.

• Sciatica (nyeri/kaku di daerah pantat).

• Perut kembung dan sembelit pada anak-anak.

• Kerusakan pada persendian.

• Problem mengompol pada anak-anak.

• Lutut sakit.

• Pencegahan epilepsi pada bayi yang dilahirkan dengan bantuan alat vacuum.



Ini menandakan adanya gangguan fungsi saraf perasa. Dan masih banyak masalah kesehatan yang lain yang bisa dibantu dengan koreksi chiropractic ini.



Juga dianjurkan untuk memeriksakan tulang belakang anda untuk di check-up (spinal check-up) untuk menghindari dari kerusakan pada tulang dan sendi anda. Banyak masalah tulang belakang yang menyebabkan perubahan bentuk tubuh atau sikap tubuh kita. Cobalah check tubuh / postur anda satu sama lain, bila anda menemukan atau tidak yakin dengan postur anda, usahakan untuk diperiksa secara teliti oleh dokter chiropractic yang berkualitas.



TIPS MENJAGA TULANG BELAKANG







Keluhan di tempat Kerja

Kadang kita menyepelekan pegal-pegal di sekitar tubuh kita. Kebanyakan awal dari suatu penyakit pinggang atau sakit di leher yang kronis/lama bisa disebabkan sekedar pegal-pegal yang semakin lama semakin meningkat frekuensinya ataupun intensitasnya. Perlu diperhatikan bahwa tubuh mempunyai daya penyesuaian dan daya memperbaiki, sayangnya kita tidak waspada pada waktu tubuh memberikan kita tanda-tanda awal (Body Languages).



Dengan memperhatikan beberapa hal di bawah ini, kita bisa mencegah kerusakan di tubuh kita terutama di tulang belakang yang merupakan penyangga tubuh yang utama. Tulang belakang merupakan penyangga tubuh, pelindung saraf, pembuluh darah dan organ-organ tubuh. Aktivitas kita sehari-hari menentukan bagaimana tubuh kita terpakai, Pada pekerja yang sehari-hari menghabiskan waktu di kantor/ruangan yang kebanyakan kurang mobilitas, dapat ditemui mempunyai keluhan di tulang belakang terutama pinggang, punggung dan leher.



Menurut statistik dari "United Kingdom Back Care", 50 persen pekerja yang menggunakan komputer mempunyai sakit di pinggang. Kursi, meja dan cara duduk yang tidak benar merupakan penyebabnya.Selain sakit di pinggang, posisi kursi dan postur tubuh yang tidak benar bisa mengakibatkan sakit di leher dan juga punggung. Salah satu penyebab sakit leher bisa karena cara menerima dan memegang telepon dengan tidak benar. Posisi tersebut bisa menyebabkan ketidakseimbangan pada otot - otot leher.



• Pilihlah kursi dan meja yang sesuai dengan tinggi badan sehingga dapat bekerja tanpa membuat kepala di posisi menunduk atau menengadah

• Perhatikan central gravitasi tubuh anda. Berusaha untuk duduk tegak dengan memperhatikan garis jatuh/gravitasi antara telinga, pundak dan pinggul berada dalam satu garis lurus.

• Jangan duduk sepanjang hari, bangun dan lakukan peregangan setiap 30-45 menit.

• Perhatikan monitor setinggi pandangan mata. Bila diperlukan gunakan reading stand untuk menyangga buku / material yang diperlukan. Perhatikan keyboard atau penggunaan mouse sehingga pergelangan tangan tidak dalam keadaan extension /tertekuk.

• Hindari pekerjaan dengan posisi tangan di atas kepala untuk jangka waktu yang lama, kalau perlu gunakan kursi bantu untuk membantu agar mata tetap pada pandangan lurus/eye level.

• Angkatlah barang apapun sesuai dengan kekuatan anda, jangan asal angkat. Tekuk lutut dan selalu angkat barang dengan membawanya dekat ke tubuh.



Bagi pekerja yang menghabiskan waktunya di kendaraan, juga bisa memperhatikan beberapa hal di bawah ini :

• Nyamankan kursi kendaraan anda dan usahakan duduk tegak dengan memperhatikan central gravitasi tubuh. Jangan enggan-enggan mengakomodasikan kedudukan kursi dan sandaran kepala anda dari waktu ke waktu.

• Gunakan sabuk pengaman untuk menghindari terjadinya whiplash injury. Perhatikan bahwa "Repetitive Strain Injury " (luka yang berulang) bisa disebabkan karena pengemudi meng-rem kendaran berkali-kali di kemacetan dan mengakibatkan gerakan leher yang berulang-ulang.



Kebiasaan-kebiasaan di rumah juga harus diperhatikan, seperti:

• Biasakan tidak membaca di tempat tidur kalau tidak mempunyai bantal yang bisa menyangga punggung dengan benar, karena susah sekali mempertahankan posisi yang benar untuk tulang belakang anda sehingga posisi leher anda akan berada di depan dari pundak anda.

• Usahakan kekerasan matras sesuai dengan tubuh anda, Saat bangun dari tempat tidur miringkan tubuh, tekuk kedua lutut kearah dada dan turunkan kedua kaki ke lantai.

• Angkat tubuh dengan dibantu lengan. Jangan bangun ala sit-up. Dengan bangun dalam posisi yang benar membuat leher dan pinggang anda dalam posisi tegak dan mencegah tarikan otot yang tidak perlu.

• Usahakan tidak tidur tengkurap karena akan membuat leher anda dalam posisi terputar dalam jangka waktu yang lama.

• Jangan tidur dengan satu tangan atau kedua tangan di atas kepala anda.

• Pilih bantal yang sesuai dengan leher dan lebar pundak anda. Kalau kebanyakan tidur dengan posisi miring, pilih bantal yang selebar bahu anda sehingga leher anda dalam keadaan lurus.

• Perlu diingat!! Otot yang kaku dan kurang kelenturannya akan memudahkan terjadinya cedera. Dengan memperhatikan kelenturan otot dan tulang belakang, anda bisa mnghindari banyak cedera.

• Lakukan stretching/peregangan rutin setiap hari, dengan perlahan, tidak di hentak. Olah raga ringan dapat membantu meningkatkan tonus dan kekuatan otot seperti bersepeda, jalan, ataupun berenang sekitar 30 menit setiap hari.

• Perlu adanya suplemen penunjang. Ketika tubuh luka, tubuh akan memerlukan energi dan sejumlah nutrient untuk memperbaiki bagian tubuh yang luka. Natural suplemen yang tinggi, vitamin c, zinc dan selenium akan mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi terjadinya jaringan parut (scar tissue) di tempat yang terluka.

• Pada pertolongan pertama gunakan kompres es pada “Golden Period” (6 jam pertama setelah injury). Taruh di tempat yang luka (bukan luka terbuka) dengan 10 menit on-off. Kebiasaan menggunakan kompres panas atau balsam memang enak untuk pertamannya tapi tidak akan menurunkan proses peradangan (inflamasi).



Tips Menjaga postur



Postur tubuh yang baik



Beberapa hal yang membantu meringankan sakit anda Beberapa hal yang membuat sakit anda bertambah parah

Mengangkat Barang. Ketahui kekuatan tubuh anda, angkat barang sesuai kemampuan anda. Tekuk lutut anda dan mengambil barang dari posisi berlutut. Memaksakan mengangkat barang melebihi batas kekuatan tubuhnya sendiri.

Duduk. Hindari duduk dalam waktu lama. Lakukan peregangan tiap 20-30 menit. Hindari kursi yang terlalu empuk, karena dapat memperburuk kondisi anda. Duduk dalam waktu lama. Tidak ada back support. Kursi yang digunakan terlalu empuk.

Berdiri. Hindari pemakaian sepatu berhak tinggi, pemakaian dalam jangka waktu lama akan menimbulkan gangguan pada kesehatan anda. Sebisa mungkin, jangan berdiri dengan hanya bertumpu pada salah satu kaki, tumpuan harus berada di kedua kaki. Terlalu lama berdiri pada satu posisi saja.

Menyetir. Gunakan sabuk pengaman untuk menghindari cidera di tulang leher anda. Sesuaikan posisi kursi anda sehingga nyaman waktu dikendarai. Menyetir kendaraan dalam waktu lama tanpa henti.

Aktivitas. Lakukan berjalan, bersepeda atau berenang selama 20-30 menit setiap hari. Lakukan kegiatan olahraga lainnya secara rutin. Jangan memaksakan suatu aktivitas, apabila timbul keluhan karena suatu aktivitas yang dilakukan maka hentikan aktivitas tersebut. Duduk sepanjang hari, tidak berolahraga secara rutin.

Tidur. Perhatikan matras/kasur tidur anda. Matras yang baik sekalipun memiliki umur tertentu dan harus diganti. Matras yang terlalu empuk pun tidak baik bagi kesehatan anda. Tidur-tiduran dan bermalas-malasan di tempat tidur dalam waktu lama.

Relax. Hindari stress level yang tinggi. Cemas dan tingkat stress yang tinggi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar